Perawatan Tepat Untuk Bayi Prematur Dengan Metode Kangguru

Perawatan tepat untuk bayi prematur memang tidak boleh sembarangan sebab, bayi prematur yang umumnya lahir di bawah usia 37 minggu kehamilan memiliki organ-organ tubuh yang belum sepenuhnya bisa berfungsi dengan baik seperti bayi lahir cukup umur yaitu sembilan bulan sepuluh hari. Namun, bukan tidak mungkin bayi yang lahir prematur akan berkembang dengan sehat dan normal ke depannya. Untuk itu, berikut beberapa cara perawatan tepat untuk bayi yang lahir prematur :

Bayi Prematur Butuh Asupan Lebih

Karena lahir dengan kondisi lebih lemah, bayi prematur memerlukan asupan gizi ekstra dan strategi nutrisi yang khusus. Nutrisi yang khusus itu di antaranya adalah protein yang lebih tinggi, kemudian asupan mineral dan vitamin, terutama vitamin D, E, dan K. Selain itu, jangan lupa asupan AA dan DHA esensial. Semua itu harus diberikan sebanyak 8 hingga 10 kali sehari. Asupan khusus ini sangat penting bagi perkembangan bayi terutama jika berat badannya di bawah rata-rata berat badan bayi normal. Selain itu, ibu juga harus fokus memperhatikan frekuensi buang air besar dan buang air kecil si kecil. Untuk mencapai berat badan normal, tentu harus juga rutin berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Perawatan Tepat Untuk Bayi Prematur Dengan Menggunakan Metode Kangguru

Bayi prematur harus dijaga agar suhu badannya tetap pada angka 36,5-37,5 derajat Celsius. Hal ini dilakukan agar si kecil tidak hipotermia dan hipertermia. Untuk menjaga suhunya tersebut, bayi biasanya ditaruh di inkubator atau dengan metode Kangguru, yaitu dimana ibu melakukan sentuhan fisik secara langsung dengan buah hatinya. Metode yang telah dilakukan sejak 1983 ini dimaksudkan agar bayi prematur tetap dapat merasakan kondisi seperti masih di dalam rahim. Caranya adalah dengan memakaikan topi, popok dan kaus kaki yang telah dihangatkan lebih dahulu. Kemudian meletakkan tubuh bayi dengan posisi tegak pada dada ibu dan langsung menyentuh kulit ibu (tanpa pembatas seperti misalnya kain). Pastikan bahwa kepala bayi menempel pada dada ibu. Kemudian, atur agar siku bayi sedikit ditekuk dan tengkuk bayi dimiringkan sehingga kepala dan dada bayi yang terletak di dada ibu bisa sedikit mendongak. Selain itu, metode ini bisa juga dilakukan dengan cara memakaikan baju yang ukurannya lebih besar dari ukuran tubuh ibu. Letakkan bayi di antara payudara kemudian lilitkan selendang di perut supaya  bayi tidak terjatuh, lalu kenakan baju tersebut. Bila baju ibu tidak bisa menyokong bayi dengan baik, bisa juga digunakan kain lebar atau handuk sebagai alternatif untuk menjaga tubuh bayi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s