Pola Tidur Untuk Bayi Dibawah 1 Tahun

Pola tidur yang baik sangat penting bagi bayi untuk mendukung sistem kekebalan tubuhya. Karena pada saat tidur itulah, hormon pertumbuhan dilepaskan dan sel-sel baru tumbuh dengan pesat menggantikan sel-sel yang lama, sehingga bayi lebih tahan dari sakit. Bayi yang tidur tidak nyenyak, cenderung lebih rentan sakit, infeksi, iritasi dan menjadi kurang responsif saat ia bangun. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, bayipun tumbuh dengan sehat. Jadi, sejak bayi dilahirkan, dukunglah ia agar mendapatkan pola tidur yang baik.

Bayi baru lahir biasanya memiliki jam tidur yang cukup panjang yaitu sekitar 16 jam. Namun pola tidur ini pun terbagi-bagi yaitu tidur siang 7.5 jam dan tidur malam 8.5 jam. Selain itu, bayi baru lahir juga terprogram untuk bangun ketika popoknya basah, kedinginan, kepanasan dan lainnya. Sehingga sebagai orang tua baru, Anda harus memahami pola tidur mereka. Mereka pun dapat tidur dengan siklus tidur ringan dan tidur dalam. Apa yang dimaksud dengan tidur ringan dan tidur malam? Simak ciri-cirinya dibawah ini:

 

Tidur ringan:

 

  • Bayi mungkin sekali tersenyum atau mengernyitkan dahi
  • Otot-otot tubuh di bayi terlihat kencang
  • Napasnya terdengar tidak teratur

 

Tidur dalam:

 

  • Napasnya terdengar lambat dan teratur
  • Otot-otonya akan terlihat rilek
  • Wajah bayi tidak akan berubah selama tidur dalam.
  • Ketika bayi mengalami tidur dalam, ia bisa tertidur selama 45 menit -1 jam. Setelah itu, ia bisa kembali ke siklus tidur ringan. Selama ia tidak merasa lapar dan nyaman, Anda bisa membuatnya untuk terus tertidur dengan mengelus tangan atau kaki dengan lembut atau bahkan dengan menyanyikan lagu secara perlahan.

 

Nah, hal-hal yang bisa dilakukan ketika tidur ringan:

 

  • Pastikan ia berada dalam posisi tidur yang nyaman
  • Pastikan ruang tidurnya tidak berisik
  • Pastikan Anda berbicara dengan suara pelan
  • Gelapkan ruang tidurnya, tutup tirai dan matikan lampu

 

Pada tahap tidur dalam, otak bayi justru terus bekerja dan ini merupakan hal yang baik. Mengapa? Sebab pada tahap ini, sel-sel tubuh dan produksi hormon pertumbuhannya berkembang dengan maksimal.

 

Bagaimana dengan pola tidurnya? Akankah ia terus terbangun di malam hari? Nah, sebenarnya pola tidur bayi akan berubah sesuai dengan usianya. Pada usia baru lahir hingga 3 bulan, ia membutuhkan waktu tidur hingga 16 jam, sedangkan pada usia 1 tahun ia hanya membutuhkan waktu tidur sekitar 13 jam.

 

Lalu bagaimana cara membuat si kecil untuk tidur teratur? Hal ini memang tidak mudah, apalagi jika Anda orang tua baru. Dibutuhkan kesabaran untuk membuat si kecil memahami waktu tidurnya, apalagi jika ia masih berusia dibawah 3 bulan. Sebab bayi dibawah usia 3 bulan, belum memahami siang dan malam. Berikut beberapa tip yang bisa Anda lakukan untuk mengatur pola tidur si kecil:

 

  • Pastikan untuk mematikan lampu dan menutup tirai pada saat ia tidur di malam hari
  • Ketika ia tidur di siang hari/pagi hari, buka tirai atau biarkan cahaya masuk ke dalam kamar, untuk membedakan waktu malam dan siang
  • Nyalakan lampu ketika pagi tiba, misalnya ia mulai terbangun pukul 5 pagi, Anda bisa menyalakan lampu dan membiasakannya untuk bangun di jam yang sama.
  • Coba atur waktu tidur siangnya. Bayi yang memiliki tidur siang teratur cenderung tidur dengan lebih tenang pada saat malam. Namun kebutuhannya untuk makan tentu akan membuatnya terbangun, sehingga Anda harus menyiapkan diri untuk memberinya ASI atau susu formula

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s